Saturday, July 2, 2016



laporan buku sebagai tugas akhir mata kuliah PKn menjadi satu sensasi sendiri bagi mahasiswa yang ingin menyusun laporan bukunya dengan hasil yang sebaik-baiknya. laporan buku sebagai tugas akhir biasanya membuat mahasiswa pusing mencari buku yang ingin dijadikan sebagai laporan. semoga laporan buku ini bermanfaat. silahkan download file lengkapnya disini

BAB I
IDENTITAS BUKU

JUDUL BUKU         : Pelarangan Buku di Indonesia : Sebuah Paradoks Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi
PENULIS                  : Iwan Awaluddin Yusuf, Wisnu Martha Adiputra,  Masduki, Puji Rianto, dan Saifudin Zuhri
PENERBIT               : PR2Media, Yogyakarta
TAHUN                     : I Bulan September, 2010
JUMLAH BAB         : V BAB
TEBAL                      : V dan 218 Halaman

PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN PADA PEMBELAJARAN PKn

Posted by Sampai Mati Harus Belajar On July 02, 2016 | No comments

BAB I
PENDAHULUAN


A.       Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan daya upaya memajukan pertumbuhan budi pekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran (intelect) dan tubuh anak, dimana bagian-bagian tersebut tidak boleh dipisahkan agar kita dapat memajukan kesempurnaan hidup anak-anak kita (Bapak Pendidikan Nasional: Ki hadjar Dewantara). Secara akademik, pendidikan karakter dimaknai sebagai pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak yang tujuannya mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memberikan keputusan baik-buruk, memelihara apa yang baik itu dan mewujudkan keabikkan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati. Dalam konteks kehidupan bermasyatakat, berbangsa dan bernegara Indonesia, diyakini bahwa nilai dan karakter yang secara legal-formal dirumuskan sebagai fungsi dan tujuan pendidikan nasional, harus dimiliki peserta didik agar mampu menghadapi tantangan hidup pada saat ini dan di masa mendatang.

DEMOKRASI LANGSUNG DAN TAK LANGSUNG DALAM MEMILIH PEMIMPIN

Posted by Sampai Mati Harus Belajar On July 02, 2016 | No comments

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warga negara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yang sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances.

NILAI DAN NORMA-NORMA DALAM MASYARAKAT

Posted by Sampai Mati Harus Belajar On July 02, 2016 | No comments
PENDAHULUAN


.   Latar Belakang
Di dalam kenyataan kehidupan sehari-hari dalam masyarakat tidaklah hanya berwujud suatu jumlah perilaku dah hubungan-hubungan antara manusia, melainkan sekaligus juga berwujud dalam suatu sistem determinan yang disebut sistem nilai dan  norma. Norma dan nilai merupakan sesuatu yang sangat penting serta tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan bermasyarakat,karena keduanya merupakan alat untuk mengarahkan dan mengontrol perilaku warga masyarakat.

Sistem Demokrasi Indonesia

Posted by Sampai Mati Harus Belajar On July 02, 2016 | No comments


Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedulatan rakyat (kekuasaan warga negara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut (KBBI, 2008:127). Demokrasi di negara Indonesia sudah mengalami kemajuan yang pesat. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan dibebaskan menyelenggarakan kebebasan pers, kebebasan masyarakat dalam berkeyakinan, berbicara, berkumpul, mengeluarkan  pendapat, mengkritik bahkan mengawasi jalannya pemerintahan. Tapi bukan berarti demokrasi di Indonesia saat ini sudah berjalan sempurna. Masih banyak persoalan yang muncul terhadap pemerintah yang belum sepenuhnya bisa menjamin kebebasan warga negaranya. Seperti meningkatnya angka pengangguran, bertambahnya kemacetan di jalan, semakin parahnya banjir, dan masalah korupsi.

Dalam kehidupan berpolitik di setiap negara yang kerap selalu menikmati kebebasan berpolitik namun tidak semua kebebasan berpolitik berjalan sesuai dengan yang diinginkan, karena pada hakikatnya semua sistem politik mempunyai kekuatan dan kelemahannya masing-masing. Jika suatu negara mampu menerapkan kebebasan, keadilan, dan kesejahteraan dengan sempurna, maka negara tersebut adalah negara yang sukses menjalankan sistem demokrasi. Sebaliknya, jika suatu negara itu gagal menggunakan sistem pemerintahan demokrasi, maka negara itu tidak layak disebut sebagai negara demokrasi.

download makalah selengkapnya dalam bentuk microsoft word disini

EMPAT PILAR KEBANGSAAN SEBAGAI IDENTITAS NASIONAL INDONESIA

Posted by Sampai Mati Harus Belajar On July 02, 2016 | No comments
BAB I
PENDAHULUAN



A.      Latar Belakang

Sebelum kita prihatin dengan adanya disintegrasi bangsa yang mulai berkembang di masyarakat. Dengan semakin mudahnya masyarakat memperoleh informasi dan juga mudahnya mengakses informasi, membuat masyarakat juga semakin tahu suatu peristiwa yang terjadi di wilayah lain, di belahan dunia atau yang sering kita sebut dengan globalisasi. Pengaruh budaya asing yang berkembang mempengaruhi setiap sendi yang ada di masyarakat membuat para generasi muda mulai melupakan jati diri sebagai bangsa yang mempunyai banyak ragam budaya dan suku bangsa yang mempengaruhi adat istiadat sebagai orang timur. Dalam hal ini adalah nilai – nilai yang terkandung dalam perilaku dan norma – norma yang berlaku di masyarakat.

IMPLEMENTASI PENANAMAN NASIONALISME DI SEKOLAH DASAR

Posted by Sampai Mati Harus Belajar On July 02, 2016 | No comments
BAB I
PENDAHULUAN
                
                                                                  
A.    Latar Belakang
Nasionalisme yang identik dengan semangat kebangsaan sangatlah diperlukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dimana dari segi perspektif historis, sesungguhnya nasionalisme telah mulai muncul dan tumbuh secara nyata dalam kesadaran kolektif bangsa Indonesia sejak kelahiran Boedi Oetomo 20 Mei 1908 dan lebih tegas lagi diekspresikan dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Kesadaran kolektif akan rasa kebangsaan itu kian mengkristal ketika secara sadar dan berani bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Kekuatan rasa kebangsaan itu semakin membaja justru ketika bangsa Indonesia mempertahankan diri dari rongrongan berbagai pihak baik internal maupun eksternal yang berusaha hendak memupus rasa kebangsaan pasca proklamasi kemerdekaan.

Friday, July 1, 2016

DEMOKRASI DALAM PEMILIHAN UMUM 2014

Posted by Sampai Mati Harus Belajar On July 01, 2016 | No comments

Persaingan politik merupakan konsekuensi dari sistem politik demokrasi yang menolak monopoli kekuasaan pada pihak tertentu. Untuk konteks indonesia, persaingan politik nyata dalam sistem multipartai yang menawarkan variasi cara pandang mengenai  dunia sosial. Cara pandang ini muncul dalam bentuk ideologi, visi, misi, program dan janji-janji politik. Cara pandang mengenai dunia sosial ini pada gilirannya akan menentukan kemenangan politik. Kemenangan politik berkaitan erat dengan sejauh mana partai atau kontestan politik berhasil merebut hati rakyat melalui program kerja yang ditawarkan. Kemenangan para kontestan merupakan bukti kedekatan dan keberpihakan pada permasalahan bangsa dan negara.

PENGARUH CORAK DEMOKRASI TERHADAP SISTEM PEMERINTAHAN DI INDONESIA

Posted by Sampai Mati Harus Belajar On July 01, 2016 | No comments

Indonesia telah berada pada era reformasi. Banyak perubahan yang terjadi sejak masa demokrasi konstitusional yang  cenderung terpengaruh demokrasi liberal hingga masa demokrasi Pancasila di era reformasi seperti saat ini. Demokrasi telah membawa pengaruh terhadap sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia. Pada awal kemerdekaan hingga tahun 1959 berlaku sistem parlementer. Sistem parlementer gagal diterapkan di Indonesia karena tidak dapat menciptakan stabilitas nasional. Setelah itu, berlaku kembali masa demokrasi Pancasila. Tetapi dalam pelaksanaannya,presiden menjadi dominan dalam sistem pemerintahan sehingga terciptalah sistem demokrasi terpimpin. Kegagalan sistem demokrasi terpimpin membawa implikasi bagi diterapkannya demokrasi Pancasila di Indonesia.

Hubungan media dan politik terhdap konstribusi pemilih

Posted by Sampai Mati Harus Belajar On July 01, 2016 | No comments

A.    Latar Belakang
Hubungan antara media dan politik sudah berlangsung lama, jauh sebelum ilmu politik menemukan jati dirinya sebagai ilmu yang berdiri sendiri dari Filsafat. Tetapi studi tentang pengaruh media terhadap aktivitas politik baru menarik bagi para ahli ilmu-ilmu social nanti dalam tahun 1930-an, terutama dalam hubungannya dengan pernyataan para negarawan dan pemimpin partai politik yang memengaruhi opini publik. Kini media massa memainkan peranan yang sangat penting dalam proses politik, bahkan menurut Lichtenberg (1991) media telah menjadi aktor utama dalam bidang politik. la memiliki kemampuan untuk membuat seseorang cemerlang dalam karier politiknya

Blogroll

×

About